-->

Header Menu

Alhamdulillah, Gaji Honorer Akan Memperoleh Gaji Sesuai UMR Daerah

 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengungkapkan kebutuhan guru di Indonesia mencapai 960 ribu. Kemendikbud menyatakan ada sejumlah skema yang harus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan guru di sekolah negeri. Lantas, bagaimana nasib guru honorer?

"Estimasi yang kami temukan, ini asumsi-asumsi masih rumit untuk menghitungnya, tapi diperkirakan sekitar 835 ribu (guru). Kalau dihitung dengan guru pensiun tahun 2020-2021, angkanya (kebutuhan guru) itu mencapai 960 ribu, yang kita butuhkan, jumlah kebutuhan guru," kata Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Iwan Syahril dalam rapat bersama Komisi X DPR.

Komisi X DPR hari ini menggelar rapat bersama Kemendikbud, Kemendagri, Kemenkeu, KemenPAN-RB, hingga Badan Kepegawaian Negara (BKN) membahas permasalahan guru sisa tenaga honorer K-2 (THK-2). Iwan mengatakan Kemendikbud tengah menyiapkan skema BOS (Bantuan Operasional Sekolah) Plus yang bisa dimanfaatkan sekolah untuk menggaji guru-guru non-PNS.

"Skema yang kami rencanakan dalam bagaimana mengelola anggaran yang disalurkan itu ada namanya usulan kami itu BOS Plus, terdiri dari BOS ditambah dengan anggaran tambahan untuk guru non-PNS. Ini yang kemudian akan langsung disalurkan ke sekolah. Bisa untuk melakukan pembayaran langsung kepada guru-guru non-PNS," ujarnya.

"Mekanisme pelaksanaan seleksi PPPK kemarin tidak diikuti dengan penetapan formasi terlebih dahulu, maka kemudian kepala daerah diminta untuk mengusulkan formasinya. Daerah yang sudah mengusulkan sampai saat ini baru 30.447 dari yang sudah lulus, jadi ada selisih di situ sekitar 4.500-an yang belum diusulkan pemerintah daerah, padahal orang ini sudah berhak untuk diangkat. Yang tidak diusulkan ini juga ada alasan lain, karena terkait dengan kemampuan keuangan daerah untuk membayar orang-orang yang lulus tadi," jelas Suharmen.

"Jadi ada selisih dari yang lulus passing grade dengan yang diusulkan karena dua faktor tadi, karena khawatir keuangan daerah tidak cukup, kedua memang belum diusulkan oleh instansinya. Apakah ada kemungkinan untuk diusulkan? Ada. Tentu saja karena kita belum melakukan pengangkatan untuk PPPK," imbuhnya.


BACA JUGA

Tanpa Potongan, CAIR PENUH ! Ada Insentif Total Rp 500 M Untuk Belasan Ribu Guru, Cek Rekening Sekarang

Cair Mulai Bulan Mei 2021, Guru Honorer Yang Terdaftar Di Dapodik Berhak Dapat Insentif 600rb/Bulan, Alhamdulillah Bun

Rekrutmen 1 Juta Guru PPPK Gunakan Sistem Ranking Sesuai Masa Mengabdi, Yang Paling Tua, Paling Lama Mengabdi Di Angkat Duluan

Plt Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN-RB Teguh Widjinarko mengatakan pihaaknya terus mengembanngkan strategi penerimaan ASN sesuaii kompetensi. Untuk guru honorer K 2, selain CPNS dan PPPK, menurutnnya tengah diwacanakan agar para tenaga honorer mendapatkan gaji setara UMR daerah.

"Jadi terhadap guru-guru eks THK-2 ini kita buka kesmpatan untuk seleksi CPNS. Kalau tiidak lulus CPNS, maka diberkan kesempatan untuk mengikuti skema PPPK. Dan kalau tidak lulus PPPK, juga diberi kesempatan untuk memperoleh gaji sesuai dengan UMR daerah," jelas Teguh.

Baca Juga : KABAR GEMBIRA! Guru Honorer Masih Bisa Jadi CPNS 2021, Berikut Penjelasan Lengkap Nadiem Makarim

Baca Juga : Pak Nadiem! Penghentian Tunjangan Guru Swasta Dinilai Tidak Adil

"Langkah pertama melalui seleksi CPNS sudah kita lakukan, langkah kedua juga melalui seleksi PPPK juga sudah kita lakukan. Langkah ketiga ini tergantung dari kemampuan keuangan daerah," pungkasnya.

Artikel ini tayang di mediapendik.com dengan judul Berkah Bun, Gaji Honorer Akan Memperoleh Gaji Sesuai UMR Daerah, Alhamdulillah

0 Response to " Alhamdulillah, Gaji Honorer Akan Memperoleh Gaji Sesuai UMR Daerah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel